Standar Pelayanan Sulteng Turun Zona Kuning, Berikut Survey Ombudsman Sulteng


Caption : H. Sofyan Farid Lembah/Foto IST.

Info Palu - Berdasarkan hasil Survey kepatuhan pelayanan publik 2021, Ombudsman Republik Indonesia Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng mendapat predikat zona kuning, dari sebelumnya 2019 predikat zona hijau.

Hal itu diungkapkan Ketua Perwakilan Ombudsman Sulteng, H. Sofyan Farid Lembah, hal itu tentunya menyedihkan karena Pemprov Sulteng, termasuk provinsi di luar 13 provinsi yang mendapatkan predikat Zona Hijau.

“Dalam artian, terjadi degradasi dari survey Tahun 2019 lalu, dari zona hijau menjadi zona kuning Kepatuhan Pelayanan Publik,” katanya kepada awak media, melalui releasenya, Rabu (29/12/2021) malam.

Sangat menyedihkan, menurutnya, 6 Kabupaten/kota yang juga sebelumnya hijau, juga masuk dalam zona kuning atau kepatuhan pelayanan sedang. Kabupaten/kota itu antara lain Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso,Tojo Una Una dan Kabupaten Banggai.

Tentunya hal menggembirakan, kata Sofyan, justru didapat dari hasil di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Toli Toli yang sebelumnya ada di zona merah, kini naik menjadi zona kuning.


Caption : Survey Kepatuhan Ombudsman Sulteng/ Sumber Ombudsman RI Perwakilan Sulteng.

Sementara itu, diuraikannya, ada tiga kabupaten yang harus berbenah diri, yakni Kabupaten Morowali Utara (Morut(, Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Kabupaten Banggai Laut (Balut) yang terpuruk di zona merah kepatuhan.

Berikut hasil survei Kepatuhan standar pelayanan publik 2021 untuk Sulteng, dengan status zona kuning yaitu pemerintah Provinsi Sulteng (61,48), Kota Palu (79,72), Poso (78,43), Banggai (73,98), Buol (63,56), dan Tojo Una-Una (62.61).

Lanjut ke Toli-toli (60,54), Sigi (55,64), Donggala (54,84), Morowali (54,40), dan Parigi Moutong (57,62). Untuk zona merah, Banggai Laut (47,39), Banggai Kepulauan (44,45), dan Morowali Utara (33,54) .SFL/Editor Ibra.

0 Komentar