Notification

×

Iklan


Kunjungi “Kota di Atas Awan” Pinembani, Kadis Disdikpora Donggala Tinjau Langsung Kondisi Sekolah

Sabtu, 25 April 2026 | April 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-25T08:32:19Z

infoselebes.com, Donggala – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan hingga ke wilayah terpencil terus dilakukan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala. Dalam rangka kunjungan kerja (kunker) silaturahmi bersama guru dan tenaga kependidikan, Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, meninjau langsung fasilitas sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan Pinembani, Jumat (24/4/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan para guru, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi sekolah yang berada di wilayah yang kerap dijuluki sebagai “kota di atas awan”.

“Kunjungan kerja ini dalam rangka silaturahmi dengan guru dan tenaga kependidikan, sekaligus meninjau fasilitas sarana prasarana pendidikan di Kecamatan Pinembani. Kami juga melihat langsung sekolah-sekolah yang berada di daerah yang dikenal sebagai kota di atas awan,” ujar Ansyar.

Dalam kunjungan tersebut, pihak Disdikpora juga mengamati secara langsung proses belajar mengajar di dalam kelas. Hal ini dilakukan sebagai bahan evaluasi dan penyusunan perencanaan pendidikan yang lebih tepat sasaran, khususnya untuk wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

Menurut Ansyar, para guru yang bertugas di wilayah tersebut menunjukkan dedikasi tinggi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, meskipun berada di daerah dengan keterbatasan fasilitas.

“Sebagai bahan penyusunan perencanaan pendidikan, kami melihat langsung bagaimana para guru melaksanakan pembelajaran kepada siswa-siswi. Alhamdulillah, guru yang bertugas di sana sangat profesional,” ungkapnya.

Namun demikian, ia mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi, terutama dalam hal sarana pendukung pendidikan dan akses menuju wilayah tersebut. Kondisi jalan menuju Kecamatan Pinembani dinilai masih penuh tantangan dan membutuhkan perhatian serius.

“Sebagai bahan penyusunan perencanaan dan intervensi program yang tepat sasaran sesuai kondisi wilayah, masih banyak yang perlu dibenahi di sana, terutama akses jalan menuju lokasi yang memiliki banyak rintangan,” jelasnya.

Meski menghadapi keterbatasan infrastruktur, semangat belajar para siswa di wilayah Pinembani tetap tinggi. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah daerah untuk terus berupaya menghadirkan pemerataan layanan pendidikan hingga ke daerah terpencil.

“Walaupun akses menuju sekolah cukup berat, anak-anak tetap semangat datang ke sekolah untuk menempuh pendidikan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperjuangkan perbaikan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut,” pungkas Ansyar. Alir

Iklan-ADS

close
Banner iklan disini