Langkah mundur ini cukup menyita perhatian, mengingat Samsu Rizal—yang akrab disapa Bula—merupakan salah satu caleg dengan perolehan suara signifikan pada Pemilu Legislatif 2024.
Ia tercatat meraih lebih dari 1.300 suara di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, menjadikannya sebagai peraih suara terbesar kedua secara pribadi diantara semua caleg di dapil tersebut. Namun, besarnya dukungan itu belum cukup mengantarkan PPP meraih kursi di DPRD Donggala, lantaran tidak memenuhi akumulasi kuota.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya publik, sekaligus menjadi pukulan bagi PPP yang dikenal sebagai partai berlambang Ka’bah di daerah tersebut.
Saat dikonfirmasi terkait langkah politik berikutnya, Bula mengakui dirinya telah dilirik oleh sejumlah partai politik. Meski demikian, ia memilih belum membuka arah labuhannya.
“Sudah ada beberapa partai yang menawarkan, tapi masih saya rahasiakan dulu,” ujarnya singkat.
Keputusan mundur ini dinilai bukan sekadar soal bisnis, namun juga membuka peluang terjadinya pergeseran peta politik di Donggala, terutama menjelang momentum politik berikutnya.
Sementara itu, Samsu Rizal menegaskan bahwa untuk saat ini dirinya ingin fokus mengembangkan usaha, sembari mencermati dinamika politik yang terus bergerak. Ujarnya, Alir




