Notification

×

Iklan


Wabup Donggala Taufik Burhan Buka Gerakan Aksi Bergizi 2026, Tekankan Pentingnya Cegah Anemia Sejak Remaja

Kamis, 21 Mei 2026 | Mei 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-21T09:07:22Z

infoselebes.com, Donggala – Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, mewakili Bupati Donggala Vera Elena Laruni, membuka kegiatan Gerakan Aksi Bergizi Tahun 2026 di SMK Al-Amiin, Desa Wani II, Kecamatan Tanantovea, Rabu (20/05/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya pencegahan anemia sejak usia remaja, khususnya bagi remaja putri.

Dalam sambutannya, Taufik mengaitkan pelaksanaan kegiatan tersebut dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional. Menurutnya, semangat kebangkitan bangsa juga harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama generasi muda.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini kita maknai sebagai ajakan untuk bangkit, termasuk di bidang kesehatan. Kita ingin Donggala juga bangkit, salah satunya melalui generasi muda yang sehat,” ujar Taufik.

Ia menegaskan bahwa kesehatan remaja putri menjadi perhatian penting karena mereka merupakan calon ibu di masa depan. Oleh sebab itu, kebiasaan mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin dinilai sebagai langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah anemia.

Menurut data triwulan I tahun 2026, angka stunting di Kabupaten Donggala berada di angka 17,53 persen. Meski capaian tersebut sudah mendekati target nasional, pemerintah daerah menilai kondisi itu tetap membutuhkan perhatian serius. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka stunting adalah kasus anemia yang masih cukup tinggi, terutama pada remaja putri dan ibu hamil.

Kegiatan Gerakan Aksi Bergizi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Donggala dalam mendukung program percepatan penurunan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sejalan dengan kebijakan nasional di bidang kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia.

Pada tahun 2025, capaian konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri di Kabupaten Donggala tercatat mencapai 85,45 persen. Namun, masih terdapat sejumlah wilayah dengan capaian di bawah target, salah satunya wilayah kerja UPTD Puskesmas Malambora Wani yang baru mencapai 64,39 persen.

Berbagai kegiatan turut mewarnai pelaksanaan Aksi Bergizi tersebut, mulai dari senam bersama, makan buah bersama, hingga minum tablet tambah darah secara serentak oleh para siswi. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama lintas sektor sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perbaikan gizi masyarakat.

Taufik juga menekankan bahwa penanganan persoalan gizi tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

“Masalah gizi adalah tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi semua pihak agar upaya pencegahan stunting dan anemia bisa berjalan maksimal,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, Camat Tanantovea, Kapolsek Labuan, Danramil Tawaeli, kepala sekolah, serta sejumlah stakeholder terkait lainnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran remaja terhadap pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi semakin meningkat, sehingga mampu melahirkan generasi Donggala yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa mendatang. Alir

Iklan-ADS

close
Banner iklan disini