-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan-popup

Iklan

Iklan-ADS

Tag Terpopuler

Desa Posona Minta Dukungan Pengembangan Pariwisata

Jumat, 20 November 2020 | November 20, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-11-20T12:35:49Z

  

SERAHKAN PROPOSAL : Kades Posona, Emli menyerahkan proposal kepada anggota DPRD Provinsi Sulteng, Hj Zalzulmida A Djanggola, (18/11/2020).

Kasimbar, Santigipost - Sejumlah desa di Kabupaten Parimo saat ini berlomba-lomba mengembangkan potensi pariwisata. Salah satunya adalah Desa Posona, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah. 


Seperti yang diketahui, Pemerintah Desa (Pemdes) di wilayah utara Kabupaten Parimo tersebut sedang mengembang obyek wisata pantai Ogobuaya. Lokasinya cukup strategis, sangat dekat dengan jalur trans sulawesi. 


Guna menunjang pengembangan destinasi wisata di desa nya, Kades Posona, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parimo, Emli, meminta agar dibantu Speedboat dan Banana Boat. 


Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Hj Zalzulmida A Djanggola, pada saat melaksanakan penjaringan aspirasi masyarakat (Reses) di Kecamatan Kasimbar. 


Ia berharap permintaan tersebut bisa terealisasi melalui bantuan Hj Zalzulmida anggota DPRD Provinsi dari Partai Gerindra. "Dengan Speedboat dan Banana Boat tersebut bisa menambah pendapatan desa,"ujar Emli. 


Menanggapi hal tersebut Hj Zalzulmida A Djanggola mengatakan, berkaitan dengan permintaan yang diusulkan oleh warga harus dibuat dalam bentuk proposal. Karena anggota DPRD tidak bisa memperjuangkan jika hanya lisan. 


Disamping itu, ia menjelaskan bahwa sumber dana untuk mengcover permintaan, aspirasi warga ada batasannya. Misalnya anggaran desa. Anggaran desa biasanya tidak bisa mengcover permintaan yang jumlahnya terlalu besar. 


Artinya, permintaan tersebut mungkin bisa ditangani melalui dana APBD II di kabupaten, tidak hanya sampai disitu, ada juga dana APBD I, yaitu dana dari provinsi. Tentunya jumlahnya akan lebih besar, hingga ke tingkat pusat. Apabila tidak bisa dicover di provinsi. 


Dalam reses tersebut Hj Zalzulmida didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parimo, Faizan Badja, fraksi Gerindra dan anggota DPRD Ahmad Daeng Mabela. 


"Reses bertujuan untuk membangun komunikasi dengan warga. Pada saat reses, masyarakat lebih terbuka untuk menyampaikan aspirasi. Tentukan yang menjadi prioritas,"ungkap Faizan Badja yang akrab disapa Lelo. Wan