Hadiri Pembahasan RAN P4GN Secara Virtual, Ini Harapan Wabup Donggala



Info Donggala - Bertempat di Ruang Kasiromu, Kantor Bupati Donggala. Wakil Bupati (Wabup) Donggala, Moh. Yasin, S.Sos. M. Ap, hadiri rapat implementasi Inpres Nomor  2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan,  Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Rapat secara virtual tersebut dilaksanakan oleh Sekretariat Utama (Settama) Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. 

Hadir pula Kepala BNNP RI Kabupaten Donggala, AKBP Abire, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra beserta Seluruh Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala.

Wabup, Moh. Yasin, S. Sos., M. Ap, dalam rapat itu mengatakan bahwa  pemerintah daerah,  harus terlibat penuh untuk bersama-sama bersinergi dengan seluruh komponen berkaitan dengan  penanggulangan penanganan Narkoba.

Donggala saat ini ungkapnya, termasuk zona paling rawan, karena banyak sekali pelabuhan tikus atau kecil dan pelabuhan besar yang gampang akses masuknya. 

"Olehnya itu saya kira kita tidak bisa berpangku tangan, membiarkan BNN untuk menyelesaikannya, dimana kita tahu personil BNN sangat terbatas jangankan BNN  ASN Kabupaten Donggala turun langsung tidak cukup," ucap Yasin.

Untuk itu, sepatutnya Forkopimda bergandengan tangan bersama-sama untuk mampu menyelesaikan, paling tidak mengurangi penyebar luasan narkoba sampai ke desa, bahkan beberapa tahun lalu ada beberapa Kepala Desa yang terlibat dalam penyebarluasan narkoba.



Lanjut disampaikannya, Kondisi hari ini masyarakat kita pencurian luar biasa ini salah satu faktor dari penggunaan narkotika bahkan ada paket kecil 20 ribu dan 50 ribu kalau dulu ratusan ribu dan ini luar biasa sindikat mereka kuat.

"Saya kira ini juga kita lakukan kepada mereka-mereka yang bertugas di desa apakah Kepala Desa, Imam Mesjid dan seluruh  organisasi," ujar Wabup.

Olehnya Wabup berharap mulai sekarang secara resmi tim terpadu akan menyurati Pimpinan OPD, untuk memasukkan beberapa program yang bisa disinergikan dengan program penanganan narkotika.

Sementara itu Kepala BNN Kabupaten Donggala, AKBP Abire menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wabup karena telah memberikan motivasi dalam pelaksanaan penanganan pencegahan narkotika.

Pada rencana aksi ada beberapa poin yang perlu dilaksanakan termasuk sosialisasi, deteksi dini di lingkungan ASN yaitu tes urine, memang ini yang selalu menjadi persoalan karena harus menggunakan anggaran.

"Kami mohon nantinya setelah rapat segera dibuatkan rencana aksi daerah masing-masing  OPD, yang nantinya BNN Donggala bersama Kesbang Pol akomodir, karen untuk daerah sudah dibuat oleh Kesbang Pol tinggal masing-masing OPD belum," ungkapnya.

Memang banyak hal diperbuat dan dirinya sependapat dengan Wabup bahwa kalau tidak prihatin siapa yang memikirkan bukan hanya tanggung jawab BNN tapi tanggung jawab semua elemen untuk bekerjasama dengan BNN yang diberi tugas pokok untuk melaksanakannya.

Ditempat yang sama Kepala Badan Kesbang Pol selaku sekretaris Tim Terpadu P4GN Kabupaten Donggala , Tafip, S. Sos. M. Si,  menyampaikan upaya pemerintah dalam melaksanakan kegiatan penanggulangan peredaran narkoba yaitu pertama kita sudah memunculkan peraturan Perda tentang narkoba dan kedua menerbitkan SK tentang tim P4GN.

Ditambahkannya bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut pada saat ditandatangi oleh Bupati P4GN,  Bupati Donggala menyampaikan ada tiga strategi yang perlu  dijalankan sesuai dengan amanat dari Permendagri Nomor 2 tersebut yaitu pertama melaksanakan pencegahan dan kedua melaksanakan kegiatan  pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi.

Dimana dari ketiga strategi tersebut diharapkan kepada Pimpinan OPD, agar membuat  rencana aksi daerah yang nantinya diterjemahkan kepada rencana aksi masing-masing OPD.Prokopim Dggl/Abu

0 Komentar