Hibahkan Tanah 5 Hektar untuk Bangun UNU, Ini Kata Gubernur ke Ketum PBNU


Info Selebes - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Rusdy Mastura bersama Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulteng KH Lukman S Thahir melakukan sowan ke Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Senin (6/12/2021). Rombongan pun disambut dengan hangat Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj.

Kunjungan itu dalam rangka menyampaikan pemberian hibah tanah dari Gubernur ke PWNU Sulteng seluas lima hektar untuk pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sulteng. 

Diketahui Lokasi Tanah tersebut berlokasi di Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Saya sudah carikan tanah lima hektar untuk pembangunan kampus Nahdlatul Ulama. Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sana," kata Gubernur Rusdy kepada Kiai Said. 

Gubernur Rusdy mengaku memiliki kedekatan dengan NU. Sebab ia memiliki banyak saudara yang berkiprah NU seperti Muslimat dan Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi). 

 "Saya punya kakak itu ada yang menjadi pengurus Muslimat dan Lesbumi. Itu waktu saya masih kecil,” ungkap Rusdy. 

Kiai Said mengapresiasi pemberian hibah tanah yang akan dibangun menjadi kampus NU itu. Ia mengharapkan agar kelak perguruan tinggi NU di Sulteng menjadi momentum untuk melakukan pemerataan intelektual dan pendidikan. 

 “Pendidikan kita masih ada gap (jarak pemisah) antara Jakarta dengan di daerah-daerah. Semoga dengan adanya kampus UNU di Sulteng bisa ada pemerataan intelektual dan pendidikan di Indonesia,” kata Kiai Said kepada Gubernur Rusdy. 

Dalam pemaknaannya, Kiai Said mempersilakan warga NU untuk menjadi orang kaya tetapi harus memberikan jaminan kehidupan kepada masyarakat yang tidak mampu secara finansial. 

Sementara itu, Ketua PWNU Sulteng KH Lukman S Thahir menyatakan bahwa pemberian tanah hibah ini merupakan jawaban atas kerinduannya ingin memiliki kampus NU di sana. Ditambah ia mengakui bahwa Gubernur Rusdy adalah sosok yang peduli pada pendidikan. 

Ia menjelaskan, PWNU bersama Pemerintah Provinsi Sulteng baru akan memulai pembangunan dari awal. Kiai Lukman berharap, Gubernur Rusdy tidak hanya memberikan hibah tanah tetapi juga membantu pembangunan dengan melakukan pengadaan anggarannya. 

Namun, Kiai Lukman pun tak merasa risau karena Ketua Pembangunan UNU Sulteng adalah salah seorang Tim Ahli Gubernur Sulteng yakni Ronny Tanusaputra. Menurutnya, inilah yang menjadi bukti dari keberpihakan itu. 

 “Sebenarnya beliau (Gubernur Sulteng) sudah lama merencanakan untuk membantu NU (membangun perguruan tinggi). Alhamdulillah sekarang beliau bisa memberikan lima hektar. Jika memungkinkan nanti juga kita akan membangun kantor NU di sana, biar berdampingan,” ungkapnya. 
 
Usai pertemuan tersebut, Kiai Said sebagai pihak yang mengetahui diminta untuk menandatangani SK PWNU tentang Susunan Panitia Pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tengah. Nu Online/Ibra.

 

0 Komentar