-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

iklan-popup

Iklan

Iklan-ADS

Tag Terpopuler

BNNP Gelar Sosialisasi "War On Drugs" di Lapas Petobo, Ini Harapan Ka Lapas

Selasa, 25 Januari 2022 | Januari 25, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-01-25T12:59:29Z

Info Palu - Dalam upaya memerangi Narkotika "War On Drugs "Lapas Kelas II A Petobo bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)  Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar sosialisasi tentang bahaya dan penyebaran barang haram tersebut di lingkup Rutan.

Olehnya pihaknya memilih sekitar 50 orang Warga Binaan (Warbin) mewakilkan 520 ribu warbin kasus Narkoba untuk mengikuti agenda yang digelar oleh BNNP Sulteng, bertempat di Aula Serbaguna Lapas Kelas II A Petobo, Selasa,(25/01/2022) pagi.

Demikian yang diungkapkan  Kepala Lapas (Ka Lapas) Kelas II A Petobo,Gamal Bardi, BC, IP. SH saat dikonfirmasi sejumlah awak media disela-sela agenda sosialisasi BNNP tersebut.

"Dengan adanya agenda Sosialisasi yang digelar rutin oleh BNN Sulteng ini ouput yang kita harapkam Warbin lebih mengetahui persis secara mendalam bahaya Narkoba, baik dari sisi kesehatan maupun sisi kehidupan Kedepannya,"kata Gamal.

Ditambahkan Gamal, Warbin salah satu tulang punggung, minimal  usai bebas dari Lapas harapannya kembali ke lingkungan masyarakat, paling khususnya harus menyadari perbuatan telah lalu, adalah tindakan yang fatal dan berdampak ke lingkungan sosialnya.

"Setelah bebas, mereka bisa berbenah diri, berguna bagi keluarga, bagi masyarakat, khususnya di lingkungannya, dimana tugas kami lembaga pemasyarakatan sudah tuntas, yakni memberikan penyuluhan, Pemulihan, pelatihan SDM dan lainya, selama di Lapas," ujarnya lagi.


Pihaknya pun juga merasakan perubahan, diri, sikap di dalam pembinaan Warbin melalui bekal bimbingan rohani agama yang rutin digelar dalam lingkungan lapas, kemudian membentuk sejumlah  blok Pesantren, dimana yang nantinya mereka mengisi agenda-agenda keagamaan.

"Kami berharap peran teman media nantinya bisa menyampaikan aspirasi, berkoordinasi ke instansi terkait baik Pemkot maupun Pemprov, sinkronnya ke Lapas, dimana Warbin yang bebas nantinya, bisa membawa bekal ilmu pengetahuan, baik dibidang pendidikan, BLK (Balai Latihan Kerja) atau keterampilan lainnya, dikhusukan bagi asli kota palu," tandasnya.Tim Redaksi