Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi awal antara kepengurusan baru IAI Sulteng dengan Pemerintah Kota Palu. Ketua IAI Sulteng, Muhammad Saleh, menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pembangunan serta penataan kota.
“Pak Wali Kota baru kembali menjabat sekitar dua bulan, begitu juga dengan saya yang baru dilantik. Karena itu, penting bagi kami untuk membangun komunikasi dan sinergi sejak awal,” ujar Muhammad Saleh.
Menurutnya, dalam pertemuan tersebut Wali Kota Hadianto merespons positif dan menekankan perlunya aksi nyata dalam mendukung penataan kota. Bahkan, wali kota mendorong agar IAI Sulteng langsung bergerak tanpa menunggu mekanisme panjang seperti sayembara.
“Beliau menyampaikan agar kita langsung beraksi. Tidak perlu pakai sistem sayembara. Intinya, kita harus membangun sinergi dan kolaborasi yang konkret untuk kebaikan kota ini,” tambah Saleh.
Pertemuan ini menandai langkah awal kemitraan strategis antara IAI Sulteng dan Pemerintah Kota Palu, khususnya dalam menghadirkan perencanaan kota yang lebih terstruktur, estetis, dan berkelanjutan. Dengan sinergi ini, diharapkan wajah Kota Palu semakin tertata dan mampu mencerminkan identitas kota modern yang humanis.





