Notification

×

Iklan


Efek Jera Dimulai : TV Curian Mendadak Kembali, Polisi Tetap Diburu Pelaku

Senin, 20 April 2026 | April 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-21T06:06:10Z

infoselebes.com, Donggala – Sebuah kejadian unik sekaligus mengundang tanda tanya terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala. Satu unit TV LED 55 inci yang sebelumnya dilaporkan hilang, tiba-tiba kembali tanpa diketahui siapa pelakunya.

Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, mengungkapkan bahwa barang tersebut ditemukan kembali di area gudang kantor, tepatnya di samping musala, pada Senin (20/4/2026) malam.

“Penjaga malam sempat keluar makan. Saat kembali dan melakukan pengecekan, TV itu sudah ada di gudang, di samping musala,” ujar Ansyar.

Ia menduga, kembalinya barang tersebut tidak lepas dari langkah pelaporan ke pihak kepolisian serta sorotan media yang sebelumnya mengangkat kasus tersebut. Tekanan publik diduga membuat pelaku memilih mengembalikan barang secara diam-diam.

Meski demikian, Ansyar menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan. Laporan ke kepolisian tidak akan dicabut demi memberikan efek jera kepada pelaku.

“Kami tidak ingin dianggap main-main. Laporan tetap kami lanjutkan karena kami ingin pelakunya diketahui dan diproses,” tegasnya.

Menurut Ansyar, sebelum menempuh jalur hukum, pihaknya telah memberikan kesempatan kepada siapa pun yang merasa terlibat untuk mengembalikan barang tersebut secara baik-baik. Namun, hingga batas waktu yang diberikan, tidak ada satu pun pegawai yang mengaku.

“Sudah beberapa minggu lalu saya sampaikan, kalau ada yang merasa terbawa, silakan kembalikan. Tapi tidak ada respons. Karena itu kami laporkan ke polisi,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya langkah tersebut untuk menjaga akuntabilitas jabatan. Sebagai kepala dinas yang baru, ia tidak ingin persoalan aset menjadi beban di kemudian hari.

“Jangan sampai nanti jadi tanggung jawab saya. Ketika berganti pejabat, pasti akan dipertanyakan,” ujarnya.

Dalam nada bercanda, Ansyar menyebut kejadian ini layaknya fenomena tak kasat mata.

“Seperti jelangkung, datang tak dijemput, pulang tak diantar,” katanya sambil tersenyum.

Yang lebih menarik, TV tersebut ditemukan diletakkan begitu saja di depan gudang, seolah sengaja dikembalikan tanpa jejak. Kini, meski barang telah kembali, pihak kepolisian tetap didorong untuk mengungkap siapa dalang di balik aksi tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan bahwa pengawasan aset daerah tak bisa dianggap remeh dan bahwa tekanan publik serta pemberitaan media masih menjadi salah satu alat efektif dalam mengungkap kebenaran. Alir

Iklan-ADS

close
Banner iklan disini