Notification

×

Iklan


Panen Raya Siboang, Bupati Vera Dorong Petani Donggala Lepas dari Tengkulak

Rabu, 15 April 2026 | April 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-15T14:59:24Z

infoselebes.com, Donggala - Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, memimpin langsung Gerakan Panen Raya Padi Sawah di Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional tahun 2026.

Panen raya tersebut dihadiri ratusan petani, jajaran pemerintah daerah, serta unsur legislatif. Turut hadir Ketua DPRD Donggala, Mohamad Yasin Lataka, bersama pimpinan dan anggota DPRD lainnya, pimpinan perangkat daerah, Camat Sojol, para kepala desa se-Kecamatan Sojol, hingga perwakilan TNI-Polri.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Donggala menegaskan pentingnya keberpihakan pada petani, khususnya dalam hal penyerapan hasil panen. Ia mendorong agar gabah petani dapat dibeli langsung oleh Bulog dan BUMDes tanpa melalui tengkulak. Menurutnya, skema tersebut akan menjaga harga tetap stabil dan menguntungkan petani. DPRD, kata dia, juga berkomitmen mengawal anggaran sektor pertanian, mulai dari irigasi, distribusi pupuk bersubsidi, hingga pengembangan hilirisasi beras di tingkat desa.

Ia bahkan memproyeksikan potensi besar sektor pertanian di Sojol. Dengan luas lahan sekitar 800 hektare dan dua kali musim tanam dalam setahun, nilai produksi pertanian diperkirakan dapat menembus Rp100 miliar per tahun, asalkan didukung alat dan mesin pertanian yang memadai.

Sementara itu, Bupati Vera mengakui pemerintah daerah tengah menghadapi tekanan fiskal akibat pemotongan dana transfer ke daerah. Kondisi ini memaksa pemerintah melakukan penyesuaian anggaran, termasuk pada tunjangan ASN dan biaya operasional. Meski demikian, ia menegaskan kebijakan tersebut diambil demi memastikan anggaran benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Ini bukan keputusan yang mudah. Tapi kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran daerah kembali kepada rakyat,” tegas Vera.

Ia menjelaskan, fokus pembangunan saat ini diarahkan pada empat sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan, termasuk penanganan dampak bencana yang masih berlanjut sejak 2025.

Bupati juga menegaskan peran strategis Kecamatan Sojol sebagai salah satu lumbung pangan Donggala. Desa Siboang memiliki luas sawah 753,8 hektare dengan produktivitas mencapai 4–5 ton per hektare. Secara keseluruhan, luas sawah di Kecamatan Sojol mencapai 2.633,49 hektare dengan kapasitas produksi mencapai 13.167 ton. Pada April 2026 ini, sekitar 1.467 hektare lahan memasuki masa panen dengan estimasi produksi mencapai 2.445 ton beras.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih membayangi sektor pertanian. Berdasarkan survei ekonomi pertanian 2024, luas lahan pertanian di Donggala menyusut hingga 14,65 persen—tertinggi di Sulawesi Tengah. Selain itu, lebih dari 50 persen petani masih mengalami kesulitan akses terhadap sarana produksi, termasuk pupuk bersubsidi yang distribusinya belum merata.

Menjawab kondisi tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya melindungi lahan pertanian produktif, memperbaiki distribusi pupuk, serta mendorong pengolahan hasil pertanian di tingkat desa agar memiliki nilai tambah.

Bupati Vera juga menyoroti persoalan klasik yang selama ini terjadi, yakni hasil pertanian yang dijual dalam bentuk mentah, kemudian kembali ke daerah sebagai produk jadi dengan harga lebih tinggi. Ia menegaskan pentingnya hilirisasi agar nilai ekonomi tetap berada di daerah.

“Ke depan, kita ingin nilai tambah itu tidak lagi keluar dari Donggala, tetapi dinikmati langsung oleh masyarakat kita,” ujarnya.

Ia pun menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani. “Kita tidak ingin petani Donggala hanya bertahan, tetapi benar-benar sejahtera,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pada akhir kegiatan Bupati menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa tiga unit alat bajak traktor kepada kelompok tani di Desa Siboang. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta efisiensi kerja petani di wilayah tersebut. Alir

Iklan-ADS

close
Banner iklan disini