infoselebes.com, Donggala – Penantian panjang masyarakat Kabupaten Donggala untuk kembali melihat kapal penumpang bersandar di pelabuhan daerahnya mulai menemukan secercah harapan. Upaya yang selama ini diperjuangkan berbagai pihak kini menunjukkan hasil nyata, setelah salah satu syarat utama bagi kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) akhirnya terpenuhi.
Tangga penumpang fasilitas vital dalam operasional kapal laut—resmi tiba di Pelabuhan Penumpang Gonenggati Donggala. Kedatangan fasilitas tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya menghidupkan kembali layanan transportasi laut yang telah lama dinanti masyarakat pesisir dan wilayah sekitarnya.
Ketua Bidang Riset Aliansi Rakyat Donggala Bersatu (ARDB), Yuryanto, menyebutkan bahwa keberadaan tangga penumpang merupakan hasil dari perjuangan panjang yang tidak kenal lelah, khususnya oleh ARDB yang terus mengawal aspirasi masyarakat agar pelabuhan Donggala kembali berfungsi optimal.
“Alhamdulillah, keberadaan tangga penumpang hari ini telah terpenuhi. Ini merupakan buah dari perjuangan Aliansi Rakyat Donggala Bersatu di bawah komando Marwan H. Arsyad, yang terus mendorong agar pelaksanaan SK 612 dapat direalisasikan,” ujar Yuryanto, Jumat (24/4/2026).
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat Donggala. Apresiasi disampaikan kepada Anwar Hafid dan Vera Elena, yang dinilai memiliki komitmen dalam mendorong percepatan pemenuhan fasilitas pelabuhan.
Peran penting juga datang dari KSOP Teluk Palu bersama anggota DPRD Kabupaten Donggala yang terus mengawal proses pengembalian layanan kapal PELNI dari Kota Palu ke Pelabuhan Penumpang Gonenggati Donggala.
Di balik perjuangan tersebut, dukungan masyarakat dan pelaku usaha lokal juga menjadi bagian tak terpisahkan. ARDB turut menyampaikan apresiasi kepada Waris, yang menyediakan tempat bagi para pejuang aspirasi untuk berdiskusi dan merancang langkah-langkah strategis selama proses perjuangan berlangsung.
Kedatangan tangga penumpang ini disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat Donggala. Bagi warga, fasilitas tersebut bukan sekadar perlengkapan pelabuhan, melainkan simbol harapan baru akan terbukanya kembali akses transportasi laut yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau.
“Warga Kabupaten Donggala sangat senang hari ini dengan datangnya tangga kapal di Pelabuhan Penumpang Donggala. Ini menjadi momentum penting dan harapan baru agar kapal PELNI segera kembali bersandar di daerah ini,” pungkas Yuryanto. Alir




