infoselebes.com, Palu – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah melalui Satuan Tugas (Satgas) Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Tinombala 2026 meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan kecelakaan (black spot) dan kemacetan di wilayah Kota Palu, Minggu (15/3/2026).
Pengawasan yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari tersebut melibatkan berbagai subsatgas, mulai dari unit patroli dan pengaturan lalu lintas, Subsatgas Rekayasa Lalu Lintas, hingga Subsatgas Traffic Accident Analysis (TAA). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) bagi masyarakat.
Sejak pagi sekitar pukul 08.30 WITA, Subsatgas Patroli dan Pengaturan telah bersiaga di sejumlah lokasi strategis, di antaranya kawasan Bandara Sis Al-Jufri, Jalan Abdurahman Saleh, dan Jalan Basuki Rahmat. Kehadiran personel di titik-titik tersebut bertujuan memberikan rasa aman sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat di akhir pekan.
Memasuki siang hingga sore hari, sekitar pukul 14.00 WITA, Subsatgas Rekayasa Lalu Lintas melakukan pengaturan di sejumlah titik krusial guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. Petugas juga memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada juru parkir serta pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar mematuhi aturan lalu lintas, termasuk tidak menggunakan bahu jalan secara sembarangan yang dapat memicu kemacetan.
Selanjutnya pada pukul 15.30 WITA, Subsatgas TAA melaksanakan patroli dengan menyisir sejumlah ruas jalan utama di Kota Palu, seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan R.E. Martadinata, Jalan Gusti Ngurah Rai, serta Jalan M. Yamin. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan teguran secara lisan maupun tertulis kepada pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Rangkaian pengawasan lalu lintas ini berlanjut hingga malam hari. Mulai pukul 19.30 WITA, Subsatgas Patroli kembali melakukan penyisiran di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jalan R.A. Kartini, dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban lalu lintas tetap kondusif saat aktivitas masyarakat meningkat pada malam hari.Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Tinombala 2026, AKBP Hasanuddin, SH, mengatakan bahwa patroli dan pengawasan yang dilakukan merupakan langkah preventif kepolisian guna menekan angka kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan operasi.
“Kami terus mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Keselamatan adalah prioritas utama, dan kehadiran kami di lapangan bertujuan meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, Operasi Ketupat Tinombala 2026 mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif melalui patroli, pengaturan lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat guna menciptakan kenyamanan dan keselamatan bersama selama operasi berlangsung.


