Infoselebes.com, Donggala – Halbar, seorang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala, membantah keras isu perselingkuhan yang menyeret namanya dengan seorang pegawai P3K Provinsi bernama Fatimah. Ia menegaskan, hubungan mereka hanya sebatas transaksi jual beli secara online.
Halbar menjelaskan, dirinya mengenal Fatimah karena yang bersangkutan kerap menjual barang melalui media online. Dari situ, ia pernah memesan barang dan melakukan pembayaran seperti transaksi biasa.
“Isu yang beredar bahwa saya berselingkuh dengan Fatimah itu tidak benar. Saya hanya sebagai pembeli, sedangkan Fatimah menjual barang secara online. Saya pernah membeli barang darinya sekitar tahun 2014 lalu,” ujar Halbar saat memberikan klarifikasi kepada awak media, Rabu (13/5/2026).
Ia juga membantah tudingan yang menyebut dirinya memiliki hubungan khusus hingga menjadi penyebab persoalan rumah tangga Fatimah yang kini disebut bergulir di Pengadilan Agama.
“Itu tidak benar dan merupakan fitnah. Tidak ada hubungan seperti yang dituduhkan,” tegasnya.
Selain itu, Halbar turut menepis kabar yang menyebut dirinya pernah bertemu dengan Fatimah di kawasan Pusat Laut maupun di Kota Palu. Menurutnya, ia tidak pernah melakukan pertemuan pribadi dengan Fatimah di tempat-tempat tersebut.
“Saya tidak pernah bertemu dengan Fatimah di Pusat Laut ataupun di Kota Palu. Hubungan kami hanya sebatas pembeli dan penjual,” katanya lagi.
Terkait tudingan adanya percakapan bernada romantis dalam pesan singkat, Halbar juga membantah hal tersebut. Ia mengaku tidak mungkin merusak rumah tangga orang lain, terlebih sebagai seorang ASN.
“Kalau disebut ada chat romantis, itu juga tidak benar. Saya tidak mungkin merusak hubungan rumah tangga orang. Persoalan rumah tangga saya pribadi juga tidak ada kaitannya dengan Fatimah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Donggala, Saiful, membenarkan bahwa dirinya telah melakukan pemeriksaan internal terhadap Halbar atas arahan Kepala Dinas Pariwisata.
“Saya baru saja melakukan BAP terhadap Pak Halbar atas perintah Kadis Pariwisata. Dari hasil klarifikasi, yang bersangkutan menjelaskan bahwa hubungannya dengan Fatimah hanya sebatas pembeli dan penjual,” kata Saiful.
Ia menambahkan, penjelasan Halbar kepada pihak dinas sama dengan yang disampaikan kepada media. Alir




