infoselebes.com, Donggala - Kegiatan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Donggala tahun 2026 resmi ditutup dalam suasana penuh semangat dan apresiasi, Kamis malam (15/5/2026), di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala, Hj. Ainun, yang mewakili Kepala Disdikpora Ansyar Sutiadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan panggung bagi para pelajar untuk menunjukkan bakat dan potensi terbaik yang dimiliki Kabupaten Donggala.
“FLS3N dan O2SN bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi menjadi panggung bagi anak-anak kita untuk membuktikan bahwa Donggala memiliki segudang talenta luar biasa,” ujar Hj. Ainun.
Pada pelaksanaan FLS3N tahun ini, panitia mengangkat tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. Menurut Ainun, tema tersebut memiliki makna mendalam di tengah derasnya arus modernisasi saat ini.
Ia mengatakan, seni tidak hanya menjadi media ekspresi, tetapi juga mampu membentuk karakter, memperkuat identitas diri, serta menjaga nilai-nilai budaya bangsa agar tetap hidup di tengah generasi muda.
“Kita telah menyaksikan bagaimana seni mampu melembutkan budi pekerti dan memperkuat identitas diri. Kreativitas anak-anak dalam membawakan seni budaya lokal adalah benteng pertahanan karakter bangsa kita. Kalian bukan hanya sedang berlomba, tetapi juga sedang melestarikan jiwa bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, untuk O2SN tahun 2026 mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter dan Hebat Melalui Olahraga”. Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang kompetisi fisik, tetapi juga menjadi sarana membangun mental dan karakter generasi muda.
“Di lapangan kita tidak hanya melihat adu kekuatan fisik, tetapi juga melihat kejujuran, disiplin, dan daya juang. Fisik yang bugar dan jiwa yang sehat adalah modal utama untuk menjadi pemimpin di masa depan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Ainun juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap semangat, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh hasil maksimal.
“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam sebuah kompetisi. Namun bagi saya, semua yang hadir di sini adalah pemenang. Kalian telah menang melawan rasa takut, melawan kemalasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ungkapnya.
Ia pun mengucapkan selamat kepada para peserta yang terpilih mewakili Kabupaten Donggala pada ajang tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Dirinya berharap para siswa dapat mempersiapkan diri lebih matang demi mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
“Bagi yang terpilih menjadi juara, persiapkan diri lebih baik lagi dan bawalah nama harum Donggala dengan prestasi gemilang. Sedangkan bagi yang belum berhasil tahun ini, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras lagi,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Hj. Ainun turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan, mulai dari panitia, dewan juri, guru pembimbing hingga para orang tua siswa.
“Kerja keras seluruh panitia, guru pembimbing, dewan juri, dan orang tua merupakan investasi yang sangat berharga bagi lahirnya generasi emas Donggala di masa depan,” pungkasnya. Alir




