Notification

×

Iklan


‎Bandara Mutiara Palu Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Lonjakan Penumpang Diprediksi 48 Persen ‎

Kamis, 12 Maret 2026 | Maret 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-13T03:06:13Z
‎infoselebes.com, Palu – Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu resmi membuka Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 M (1447 H) sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri.
‎Pembukaan posko ditandai dengan pelaksanaan apel yang diikuti oleh sejumlah unsur terkait di lingkungan kebandarudaraan pada Jumat 13 Maret 2026. Posko ini diharapkan menjadi pusat koordinasi untuk memastikan pelayanan transportasi udara selama periode Lebaran dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat.
‎Kepala Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu Prasetiyohadi, ST, SH, MH mengatakan bahwa periode Lebaran selalu menjadi momen penting bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan, baik untuk pulang kampung, berlibur, maupun berkumpul bersama keluarga merayakan Hari Raya Idul Fitri.
‎Menurutnya, penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran tahun ini mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 56 Tahun 2026 tentang Penanggung Jawab Pos Koordinasi di Lingkungan Kementerian Perhubungan dalam rangka penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026.
‎Dalam keputusan tersebut, Koordinator Wilayah Sulawesi Tengah ditetapkan berada di bawah Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tengah.
‎Selain itu, pelaksanaan posko juga merujuk pada Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor IR-DJPU 01 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara Lebaran Tahun 2026.
‎Prasetiyohadi menjelaskan, keberadaan Posko Angkutan Lebaran memiliki peran penting sebagai pusat informasi, pemantauan, serta penanganan cepat apabila terjadi situasi darurat atau kejadian luar biasa selama masa angkutan Lebaran berlangsung.
‎“Posko ini juga menjadi sarana koordinasi antarinstansi guna memastikan seluruh layanan penerbangan berjalan optimal selama periode Lebaran,” ujarnya.
‎Ia menambahkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar, terdapat sejumlah potensi gangguan yang perlu diantisipasi dalam operasional penerbangan selama musim mudik.
‎Beberapa potensi gangguan tersebut antara lain anomali cuaca, gangguan pasokan listrik, serta potensi hambatan akses keluar masuk kawasan bandara.
‎Karena itu, seluruh pihak terkait diminta untuk meningkatkan koordinasi dan melakukan langkah mitigasi sejak dini guna mencegah terjadinya gangguan pelayanan yang dapat memengaruhi kelancaran penerbangan.
‎Sementara itu, berdasarkan data yang dipaparkan pihak bandara, rute penerbangan yang paling diminati penumpang dari dan menuju Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu adalah Makassar, Surabaya, dan Jakarta.
‎Pihak bandara juga memprediksi akan terjadi lonjakan pergerakan penumpang sebesar 48 persen, baik pada arus kedatangan maupun keberangkatan dibandingkan periode sebelumnya.

‎Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tarif tiket penerbangan selama periode mudik Lebaran, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau.
‎Pada kesempatan tersebut, pihak bandara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran, termasuk unsur keamanan, maskapai, serta stakeholder transportasi lainnya.
‎Sinergi dan kolaborasi antarinstansi dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga pelayanan kebandarudaraan yang aman, lancar, dan berdaya saing.
‎Melalui keberadaan Posko Angkutan Lebaran ini, diharapkan pelayanan keamanan dan keselamatan penerbangan di Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Palu dapat semakin optimal selama masa angkutan Lebaran 2026. (SF)
Iklan-ADS

close
Banner iklan disini