infoselebes.com, Donggala – Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor persampahan dan laboratorium pada Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Donggala mencatat capaian menggembirakan sepanjang tahun 2025. Dari target awal sebesar Rp400 juta, realisasi PAD berhasil menembus sekitar Rp655 juta atau melampaui target hingga 150 persen.
Capaian tersebut disampaikan Kepala DLHD Donggala, Arita, pada Senin (19/1/2026). Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari upaya peningkatan layanan persampahan yang terus dilakukan secara bertahap.
Menurut Arita, pada sektor persampahan sebelumnya ditargetkan hanya mencapai Rp250 juta. Namun, pihaknya terus berinovasi dalam memperluas layanan, salah satunya melalui pengadaan kendaraan roda tiga untuk menjangkau pengangkutan sampah di kawasan permukiman padat penduduk.
“Kendaraan roda tiga sangat membantu dalam menjangkau lorong-lorong sempit di wilayah perkotaan yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat,” jelasnya.
Sepanjang tahun 2025, DLHD telah mengadakan empat unit kendaraan roda tiga yang dinilai efektif dalam mendukung operasional pengangkutan sampah di kawasan padat penduduk. Ke depan, pada tahun 2026, DLHD berencana menambah lima unit kendaraan roda tiga guna memperluas jangkauan layanan hingga ke pemukiman yang berada di jalan-jalan setapak.
Selain peningkatan armada, perluasan layanan pengangkutan sampah juga terus dilakukan. Saat ini, layanan tersebut telah menjangkau lima desa di wilayah Loli, Kecamatan Banawa, yang mulai beroperasi sejak triwulan IV tahun 2025.
DLHD juga memastikan cakupan layanan tidak hanya terfokus di sembilan kelurahan di Kecamatan Banawa, tetapi terus diperluas hingga ke lima desa di wilayah perbatasan Palu dan Kabupaten Donggala. Program perluasan tersebut telah berjalan sejak Oktober 2025 dan dipastikan berlanjut pada tahun 2026.
Menghadapi tahun 2026, DLHD Kabupaten Donggala menyatakan optimistis mampu kembali melampaui target PAD melalui peningkatan kinerja layanan serta perluasan jangkauan pengangkutan sampah secara berkelanjutan.
Dengan tren capaian yang terus meningkat, sektor persampahan dinilai berpotensi menjadi salah satu penyumbang PAD yang signifikan bagi daerah, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat. Alir




