“Hari ini genap usia saya 56 tahun. Tapi genap bukan berarti selesai, perjalanan ini masih akan berlanjut 30 hingga 40 tahun ke depan, bahkan lebih, jika Allah menghendaki,” ujar Hasan Nurdin.
Di tengah suasana peringatan tersebut, Inspektorat Donggala juga memperkenalkan sebuah inovasi baru bertajuk E-Waspada. Inovasi ini dirancang sebagai sistem deteksi dini terhadap potensi permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kecamatan, kelurahan, dan desa.
Menurut Hasan, fokus utama dari E-Waspada adalah mengantisipasi potensi penyimpangan, khususnya dalam pengelolaan belanja modal yang kerap menjadi titik rawan.
“Insya Allah, Inspektorat hadir untuk membantu teman-teman. Paradigma kami sudah berubah, bukan lagi mencari kesalahan, tetapi memberikan penjaminan kualitas dalam penyelenggaraan pemerintahan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kehadiran Inspektorat kini lebih berorientasi pada pendampingan dan pembinaan, terutama dalam pengelolaan keuangan serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Dengan inovasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah di Donggala dapat bekerja lebih akuntabel, transparan, dan terhindar dari potensi pelanggaran sejak dini. Alir




